Berita Terbaru

Polresta Malang Kota Siap Dukung Peserta Didik KKP Sespimmen Polri Ke-64 Presisi Menuju Indonesia Maju

By On Rabu, Juli 10, 2024

 


Kota Malang, BewaraNews.Com – Polresta Malang Kota kedatangan 13 peserta didik Sespimmen Polri Dikreg Ke-64 TA 2024 dalam rangka Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang berlangsung dari tanggal 9 hingga 12 Juli 2024.

KKP ini bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu dan teori yang telah dipelajari di Sespimmen Polri, khususnya dalam membangun kemitraan dan menghadapi situasi Kamtibmas yang berkembang di masyarakat.

Wakapolresta Malang Kota, Kombes Pol Apip Ginanjar S.I.K, M.Si., dalam sambutannya pada pembukaan KKP menyampaikan agar para peserta didik dapat memiliki kualitas ilmu dan manajemen yang baik dalam menyikapi setiap masalah yang dihadapi.

“Kami berharap para serdik agar bisa membangun kemitraan yang kuat dengan berbagai pihak terkait, memiliki kualitas ilmu dan manajemen yang baik dalam menyikapi setiap masalah,” Ungkap Kombes Pol Apip.

Kombes Pol Apip juga menekankan bahwa peserta didik menerapkan tema KKP saat ini “Pimpinan Tingkat Menengah Polri yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan (PRESISI) dan Melayani Untuk Indonesia Maju”.

“Polresta Malang Kota siap mendukung pelaksanaan KKP Sespimmen Polri Dikreg Ke-64 TA 2024 ini dan menyediakan berbagai fasilitas dan sumber daya yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan KKP,” Tegas Apip. Rabu, (10/07/2024).

Sementara, Kombes Pol Apip juga berpesan agar para peserta didik selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama melaksanakan KKP di wilayah hukum Polresta Malang Kota.

Sementara Pendamping Serdik KKP Sespimmen Polri Dikreg Ke-64 TA 2024, Kombes Pol Drs. Cok Bagus Ary Yudayasa, mengatakan bahwa KKP ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan di Sespimmen Polri.

“Melalui KKP, para peserta didik dapat memahami dan menerapkan konsep-konsep kepemimpinan modern di lapangan, meningkatkan kemampuan problem solving dan decision making,” Ungkap Kombes Pol Cok Bagus.

13 Serdik harapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi dan interpersonal, bahkan memperkuat komitmen untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Sesuai amanah KaSespimmen Polri Irjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwi Laksana, M.Si.,  menekankan serdik KKP saling sinergi baik antara Polri maupun dengan berbagai pihak terkait dalam menjaga Kamtibmas.

KKP Sespimmen Polri Dikreg Ke-64 TA 2024 di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota ini, diharapkan dapat menghasilkan pemimpin Polri yang kompeten, profesional, dan presisi, serta mampu membawa Polri semakin dicintai dan dipercaya masyarakat.

Usai penyampaian amanah, Ke 13 peserta KKP Sespimmen Polri untuk hari ini wawancara dengan para Pejabat Utama Polresta Malang Kota, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat di Aula Sanika Satyawada.

Selanjutnya melaksanakan kunjungan ke Pemkot Malang, Kodim 0833/Kota Malang dan Kejaksaan hingga penyerahan Baksos Serdik KKP Sespimmen Polri.

KKP Sespimmen Polri ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi para peserta didik, tetapi juga bagi masyarakat di wilayah hukum Polresta Malang Kota.

Dengan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama KKP, diharapkan para peserta didik dapat memberikan kontribusi yang positif dalam menjaga Kamtibmas di wilayah tersebut.

Polresta Malang Kota juga berharap KKP ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat.

Sah! Dindikbud Kota Cilegon Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Yayasan BCM Terkait Anti Narkotika

By On Rabu, Juli 10, 2024

 


Cilegon, BewaraNews.Com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon resmi menjalin kerjasama dengan Yayasan Bina Cerdas Mandiri. Penandatanganan surat perjanjian kerjasama ini berlangsung pada Selasa, 9 Juli 2024, di ruang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon.

Kerjasama ini mencakup program sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta kampanye anti bullying dan pencegahan self harm, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan karakter siswa di Kota Cilegon. Program ini diharapkan dapat memberikan edukasi yang komprehensif dan berdampak positif bagi para siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menandatangani surat perjanjian kerjasama tersebut bersama Ketua Yayasan Bina Cerdas Mandiri, Indra Martha Rusmana. Penandatanganan ini disaksikan oleh Sekretaris Dindikbud Kota Cilegon, Humaedi, serta anggota Team Divisi Anti Narkotika RIMetc Yayasan Bina Cerdas Mandiri.

Dalam sambutannya, Heni Anita Susila menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kerjasama ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Bina Cerdas Mandiri atas inisiatif dan komitmennya dalam mendukung program pendidikan di Kota Cilegon. Dengan adanya sosialisasi P4GN, anti bullying, dan pencegahan self harm, kami berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif untuk belajar. Selain itu, peningkatan karakter siswa juga menjadi fokus utama kami,” ujar Heni Anita Susila.

Indra Martha Rusmana, Ketua Yayasan Bina Cerdas Mandiri, juga menyampaikan optimismenya terhadap kerjasama ini. “Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon. Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam sosialisasi dan program-program yang kami jalankan. Semoga upaya ini dapat membawa manfaat besar bagi siswa dan seluruh stakeholder pendidikan di Kota Cilegon,” kata Indra.

Sekretaris Dindikbud Kota Cilegon, Humaedi, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyatakan dukungannya terhadap program ini. “Kerjasama ini merupakan langkah yang sangat positif. Kami akan mendukung penuh setiap kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan karakter siswa,” ungkap Humaedi.

Sementara itu, Kepala Divisi Anti Narkotika, Rio Prayoga Wanadri menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya kepada Dindikbud Kota Cilegon. “Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Dindikbud Kota Cilegon yang begitu responsif sejak awal menerima audiensi kami dan akhirnya tanda tangan surat perjanjian kerjasama ini ditandatangani. Tidak banyak OPD yang membuka diri itu untuk bekerjasama dengan pihak swasta mengenai sosialisasi P4GN ini. Kami akan menjalankan amanah dengan sebaik mungkin demi mewujudkan Kota Cilegon bersih dari narkoba.” Tutup Rio.

Acara penandatanganan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi singkat mengenai rencana implementasi program kerjasama yang telah disepakati. Dengan terjalinnya kerjasama ini, diharapkan dapat terwujud sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas di Kota Cilegon.


(Adi achong)

Divisi Anti Narkotika RIMetc Yayasan BCM Sosialisasikan P4GN dalam Kegiatan Pramuka Untirta

By On Senin, Juli 08, 2024

 


Serang, BewaraNews.Com – Divisi Anti Narkotika Revolusioner Inspiration of Mind (RIMetc) Yayasan Bina Cerdas Mandiri (BCM) diundang oleh Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) untuk memberikan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kegiatan TARUBHARA (Tarub Bhakti Ambalan dan Racana) yang diselenggarakan oleh Pramuka Untirta.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung pada Senin, 8 Juli 2024, bertempat di Kampung Kalapa, Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang. Acara ini dihadiri oleh Kepala Divisi Anti Narkotika RIMetc, Rio Prayoga Wanadri, yang didampingi oleh Zenab sebagai pemateri.

Rio Prayoga Wanadri dalam paparannya menyampaikan pentingnya pemahaman tentang bahaya narkotika serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan oleh generasi muda, khususnya anggota Pramuka. “Sosialisasi P4GN ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada adik-adik Pramuka tentang bahaya narkotika. Diharapkan, dengan pengetahuan yang mereka dapatkan, mereka dapat menjadi agen perubahan dan penyuluh di lingkungan mereka masing-masing,” ujar Rio Prayoga Wanadri.

Zenab turut menyampaikan materi tentang strategi pencegahan dan cara-cara menghindari penyalahgunaan narkotika. Mereka juga memberikan berbagai tips praktis dan studi kasus yang relevan untuk memberikan gambaran nyata tentang dampak buruk narkotika.

Acara sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang antusias dari peserta. Para peserta yang terdiri dari orangtua dan juga anggota Pramuka ini menunjukkan minat tinggi dan keingintahuan mendalam tentang upaya pencegahan narkotika.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Divisi Anti Narkotika RIMetc Yayasan BCM dalam kegiatan TARUBHARA ini. Sosialisasi P4GN yang mereka berikan sangat bermanfaat dan menambah wawasan kami tentang pentingnya menjauhi narkotika serta peran yang bisa kami lakukan sebagai anggota Pramuka,” ujar Arief Rifai Ketua Pramuka Untirta.

Dengan terlaksananya sosialisasi P4GN ini, diharapkan anggota Pramuka Untirta dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan narkotika di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. Program TARUBHARA Pramuka Untirta diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat besar bagi para pesertanya.

Divisi Anti Narkotika RIMetc Yayasan Bina Cerdas Mandiri (BCM) juga menyatakan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi P4GN, bekerja sama dengan berbagai komunitas dan lembaga untuk menciptakan lingkungan yang bebas narkotika.

Ketua Yayasan Bina Cerdas Mandiri (BCM), Indra Martha Rusmana, yang dihubungi terpisah mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Pramuka Untirta yang telah memasukkan program sosialisasi P4GN dalam salah satu agenda kegiatannya.

“Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Pramuka Untirta untuk memberikan sosialisasi anti narkotika sebagai salah satu program kegiatannya. Yayasan BCM, terutama Divisi Anti Narkotika selalu siap hadir di tengah masyarakat Indonesia dan memberikan kebermanfaatan. Bulan ini, agenda divisi anti narkotika sudah mendapatkan undangan untuk mengisi MPLS di Kota Serang dan Kota Cilegon. Kami bersedia berkolaborasi dengan siapa saja,” Tutup Indra.


(Rim)

Workshop Membatik, Persembahan PLTU Banten 3 Lontar Menyambut Hari Anak Nasional Untuk Siswa Difabel di Kabupaten Tangerang

By On Jumat, Juli 05, 2024

 


Tangerang, BewaraNews.Com - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Banten 3 Lontar meresmikan workshop membatik untuk siswa/i difabel di Sekolah Khusus Negeri 01 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Jum’at (5/7/2024).

Pembangunan workshop membatik dilatarbelakangi oleh kondisi ruangan membatik sebelumnya yang dinilai sudah tidak kondusif. Kondisi ruangan yang dipenuhi oleh berbagai macam barang membatasi pergerakan siswa/i difabel dalam berkarya. Kurangnya pencahayaan dalam ruangan juga menghambat produktivitas mereka dalam proses membatik.

Gedung workshop juga dilengkapi dengan peralatan penunjang kegiatan membatik seperti kain, canting, malam/lilin batik, wajan, kompor, gawangan, hingga tempat display kain batik. Adanya workshop membatik ini diharapkan dapat menjadi wadah siswa/i difabel untuk terus berkarya tanpa batas.

Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Kelompok Batik Kembang Mayang yang merupakan mentor Kelompok Nosata (sebutan untuk kelompok membatik yang ada di sekolah), serta Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) UBP Banten 3 Lontar.

Rangkaian acara peresmian dibuka oleh sambutan Kepala Sekolah SKh Negeri 01 Tangerang, Sumiyati yang menyampaikan rasa terima kasihnya, “Kami mengucapkan selamat datang di SKh Negeri 01 Tangerang. Hari ini kita dapat melaksanakan peresmian gedung workshop dimana gedung ini merupakan bantuan infrastruktur dari PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada UBP Lontar yang selalu memberikan supportnya kepada anak-anak kami. Gedung ini merupakan sarana aktivitas yang digunakan untuk media pembelajaran dan sebagai informasi tambahan, berkat bimbingan guru-guru sekalian, sekolah kami mendapat juara tiga membatik di tingkat nasional. Saya harap prestasi ini dapat kita lanjutkan kedepannya bersama-sama,” Ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Dwi Laksono selaku Manager Administrasi UBP Lontar menyampaikan bahwa peresmian workshop ini merupakan bagian dari program CSR PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak Indonesia dan juga dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional.

“Kolaborasi UBP Lontar dengan SKh Negeri 01 Tangerang merupakan aksi nyata kami dalam mempersiapkan anak-anak menyongsong masa depan menjadi individu yang lebih berdikari dan mandiri. Harapannya, workshop ini dapat dimaksimalkan sebagai tempat pusat kreativitas anak-anak dan menjadi pusat pembelajaran bagi kelompok membatik lainnya yang ada di penjuru Indonesia,” Ucap Andi.

Lebih lanjut, yang menjadi nilai plus dalam pembangunan workshop ini adalah komposisi stabilisasi lahan dan bahan material bangunan berasal dari pemanfaatan limbah non B3 perusahaan, yaitu Fly Ash Bottom Ash (FABA).

Pemanfaatan limbah hasil sisa produksi listrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam manajemen pengelolaan limbah, membantu konservasi sumber daya alam, serta mendukung praktek pembangunan berkelanjutan dengan mengadopsi material yang ramah lingkungan sebagai bentuk upaya mengurangi jejak karbon.

UBP Banten 3 Lontar akan terus berupaya membangun negeri melalui generasi-generasi muda yang cerdas dan berkualitas. Perusahaan juga akan terus mendorong nilai inklusivitas sosial dimana tiap individu berhak memiliki akses yang sama terhadap sumber daya, kesempatan, dan layanan publik. Oleh karenanya, diperlukan kerjasama dan keterlibatan berbagai pihak dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Kepedulian UBP Banten 3 Lontar tidak akan pernah padam menyertai proses pengembangan masyarakat sekitar sebagaimana perusahaan terus memenuhi kebutuhan listrik tanah air.

Diduga Proyek Pemagaran SDN Kelapa 2 Tidak Sesuai RAB

By On Jumat, Juli 05, 2024

 


Serang, BewaraNews.Com - Belanja modal pagar SDN Kelapa 2 Kota Serang Pengelolaan pendidikan sekolah dasar SDN Kelapa 2 Kota Serang yang bersumber dana dari APBD Kota Serang Tahun 2024 atau dari hasil pajak yang masyarakat bayar. Jum’at, (5/7/2024).

Nilai kontrak sebesar Rp.134.460.000,00

SPK NO:642/11/SPK-PGR SDN KELAPA 2/2024

Tanggal awal pekerjaan: 2 Mei 2024

Waktu pelaksanaan:45 hari kalender

Kontraktornya dari CV.MITRA LESTARINDO,

Sedangkan konsultan pengawasnya tidak di cantumkan di PIP ( papan informasi pekerjaan). Hasil pantauan Koalisi aktivis peduli pembangunan Kota Serang dan Awak Media diduga ada main mata dan diduga Ada unsur korupsi karna diduga ada pengurangan spek dan diduga bahan materialnya tidak sesuai RAB.

Fitra salah satu aktivis angkat bicara soal pembangunan yang sedang di laksanakan di SDN Kelapa 2, “Apa tidak ada anggarannya tah terkait pemasangan PIP karna pemasangan PIP hanya di paku di tembok saja tidak menggunakan teriplek dan kaso, selain itu juga nama CV konsultan pengawas tidak dicantumkan di PIP, oleh karna itu, diduga tidak ada konsultan pengawasnya, kalau tidak ada konsultan pengawasnya diduga membuka peluang bagi kontraktor untuk mengurangi spek, selain itu juga, bahan materialnya menggunakan semen merek Jakarta walaupun banyak semen yang ber SNI tapi ada kode porlantnya, dan selain itu juga diduga penggunaan besi dan cincin pengikat besi tidak sesuai dengan RAB,” Ungkap Fitra.

Dan selain itu juga, masih kata Fitra, para pekerja tidak ada yang menggunakan APD / masih mengabaikan K3 ( keselamatan dan kesehatan kerja) apakah K3 tidak ada anggarannya.

“Jangan main - main dengan proyek pemerintah karna proyek tersebut dari hasil pajak yang masyarakat bayar, itu uang masyarakat,” tegasnya.

Dugaan Praktik Kecurangan Sistem PPDB di Provinsi Banten, Puluhan Pelajar dan Mahasiswa datangi Kantor Ombudsman Perwakilan Banten

By On Sabtu, Juni 29, 2024

 


Serang, BewaraNews.Com - Indikasi kecurangan dalam sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Provinsi Banten tahun 2024. Oleh karena itu, sejumlah mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Pendidikan (FP3) mendatangi kantor Ombudsman RI Perwakilan Banten.

Sejumlah mahasiswa dan pelajar tersebut mendatangi kantor Ombudsman RI Perwakilan Banten dalam upaya mendorong agar Ombudsman segera mengambil tindakan strategis dalam upaya mengungkapkan dugaan praktik kecurangan dalam sistem PPDB di Provinsi Banten. Jum’at, (28/06/2024).

Andreas Rendy selaku koordinator menyampaikan bahwa dugaan praktik kecurangan dalam sistem PPDB di Provinsi Banten di dasari oleh temuan dan laporan masyarakat.

“Kami menduga kecurangan ini di dasari oleh banyaknya laporan masyarakat dan temuan di lapangan seperti adanya pungli dan pemalsuan dokumen yang kemudian tetap diloloskan oleh pihak sekolah,” Ucap Rendy. 

Selain itu, Rendy juga menambahkan bahwa dugaan praktik kecurangan ini berlangsung lama dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat. 

“Praktik ini sudah berlangsung lama semenjak penerapan aturan PPDB dan hal ini menimbulkan kekisruhan di masyarakat, dimana banyak masyarakat yang merasa di rugikan oleh dugaan adanya kecurangan yang di lakukan pada sistem PPDB,” Ungkapnya.

Rendy dan pihaknya juga meminta agar ada upaya serius dalam menyelesaikan persoalan dugaan kecurangan yang terjadi di sistem PPDB Provinsi Banten.

“Oleh karena itu, perlu ada upaya serius serta tindakan strategis dalam menangani perkara dugaan kecurangan tersebut, dimana diperlukannya pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait banyaknya terjadi dugaan kecurangan sistem PPDB di provinsi Banten,” Tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta Ombudsman untuk melakukan pengawasan dan mengambil tindakan strategis dalam upaya menyelesaikan persoalan dugaan kecurangan dalam sistem PPDB di Provinsi Banten.

“Tentu Ombudsman sebagai lembaga yang memiliki regulasi dan kebijakan terkait pengawasan pelayanan publik penanganan  agar segera mengambil langkah strategis dalam upaya menyelesaikan permasalahan kecurangan yang terjadi di sistem PPDB di provinsi Banten,” Harapnya.

Rendy juga menegaskan agar pihak Ombudsman melaporkan serta melibatkan pihak penegak hukum dalam upaya menyelesaikan persoalan dugaan kecurangan dalam sistem PPDB di Provinsi Banten.

“Tentu Ombudsman juga harus segera melaporkan setiap temuan pelanggaran pada sistem PPDB di Provinsi Banten serta melibatkan pihak penegak hukum agar pelanggaran tersebut bisa di ungkap dan menimbulkan jera kepada pihak oknum yang mempermainkan sistem PPDB di Provinsi Banten,” Tutup Rendy.



(*)

Molornya Pelayanan Dindikbud Kabupaten Serang akan Aduan Masyarakat

By On Jumat, Juni 28, 2024

 


Serang, BewaraNews.Com – Molornya Pelayanan Dindikbud Kabupaten Serang diduga makan gaji buta, pasalnya di jam kerja namun kosong tidak ada satu orang pun. Seperti video yang ada di grup Control Social Banten, Fitra salah satu aktivis angkat bicara, sangat disayangkan di saat jam kerja bagian pelayanan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Serang kosong tidak ada yang jaga satu orang pun.

“Padahal mereka itu jelas di gaji oleh pemerintah dari hasil pajak yang masyarakat bayar,” ucapnya kepada media Kilometer78.Com. Rabu, 26 Juni 2024.

Masih kata Fitra, menurutnya, sangat prihatin akibat pelayanan Dindik Kabupaten Serang saat masih di jam kerja kosong tidak ada yang jaga, bagaimana apabila ada masyarakat khususnya yang ada di kabupaten serang akan menanyakan atau menyampaikan keluhannya terkait PPDB tahun 2024. kepada siapa kalo di ruangan pelayanan tersebut kosong masa mau nanya sama jin yang engga digaji oleh pemerintah,” Tuturnya.

“Saya harap setelah berita ini tayang dan membacanya, kepada ibu Bupati atau langsung kepala Dindik agar evaluasi kinerja ASN non ASN agar lebih disiplin, beri teguran lisan atau tulisan, bila perlu beri Sanksi sesuai UU aturan Pemkab, ini sebagai bentuk contoh supaya dinas-dinas lainya tidak ada yang seperti ini, karna ini pelayanan masyarakat,” tegas Fitra.

Sementara itu, Kadis Dindik Kabupaten Serang dr. Asep Nugraha mpd. Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat WhatsApp, terkait beredarnya video yang memperlihatkan pelayanan Dindik Kabupaten Serang kosong di saat jam kerja, namun sangat disayangkan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Serang tidak merespons dan tidak menanggapi, yang lebih parahnya walaupun umat Islam tapi ucap salam tidak dijawab,” Ungkap Fitra.

Dan diduga, kepala dinas pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, diduga jabatannya seumur hidup karna sudah lama tidak diganti ganti, sebenarnya itu aturan atau memang ada main mata antara Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Serang.

Lebih lanjut, Fitra selaku lembaga swadaya masyarakat ( LSM – BADAKK) ingin Langsung berdiskusi dengan kepala dinas ataupun pejabat terkait akan molornya pelayanan di dinas pendidikan Kabupaten Serang, jika masih belum ada respon atau tindakan dari pejabat terkait ia akan melayangkan surat untuk menegur lebih keras lagi akan tata tertib pelayanan. Sampai hari ini belum ada Respon sampai dengan berita ini terbit.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *