Berita Terbaru

Molornya Pelayanan Dindikbud Kabupaten Serang akan Aduan Masyarakat

By On Jumat, Juni 28, 2024

 


Serang, BewaraNews.Com – Molornya Pelayanan Dindikbud Kabupaten Serang diduga makan gaji buta, pasalnya di jam kerja namun kosong tidak ada satu orang pun. Seperti video yang ada di grup Control Social Banten, Fitra salah satu aktivis angkat bicara, sangat disayangkan di saat jam kerja bagian pelayanan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Serang kosong tidak ada yang jaga satu orang pun.

“Padahal mereka itu jelas di gaji oleh pemerintah dari hasil pajak yang masyarakat bayar,” ucapnya kepada media Kilometer78.Com. Rabu, 26 Juni 2024.

Masih kata Fitra, menurutnya, sangat prihatin akibat pelayanan Dindik Kabupaten Serang saat masih di jam kerja kosong tidak ada yang jaga, bagaimana apabila ada masyarakat khususnya yang ada di kabupaten serang akan menanyakan atau menyampaikan keluhannya terkait PPDB tahun 2024. kepada siapa kalo di ruangan pelayanan tersebut kosong masa mau nanya sama jin yang engga digaji oleh pemerintah,” Tuturnya.

“Saya harap setelah berita ini tayang dan membacanya, kepada ibu Bupati atau langsung kepala Dindik agar evaluasi kinerja ASN non ASN agar lebih disiplin, beri teguran lisan atau tulisan, bila perlu beri Sanksi sesuai UU aturan Pemkab, ini sebagai bentuk contoh supaya dinas-dinas lainya tidak ada yang seperti ini, karna ini pelayanan masyarakat,” tegas Fitra.

Sementara itu, Kadis Dindik Kabupaten Serang dr. Asep Nugraha mpd. Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat WhatsApp, terkait beredarnya video yang memperlihatkan pelayanan Dindik Kabupaten Serang kosong di saat jam kerja, namun sangat disayangkan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Serang tidak merespons dan tidak menanggapi, yang lebih parahnya walaupun umat Islam tapi ucap salam tidak dijawab,” Ungkap Fitra.

Dan diduga, kepala dinas pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, diduga jabatannya seumur hidup karna sudah lama tidak diganti ganti, sebenarnya itu aturan atau memang ada main mata antara Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Serang.

Lebih lanjut, Fitra selaku lembaga swadaya masyarakat ( LSM – BADAKK) ingin Langsung berdiskusi dengan kepala dinas ataupun pejabat terkait akan molornya pelayanan di dinas pendidikan Kabupaten Serang, jika masih belum ada respon atau tindakan dari pejabat terkait ia akan melayangkan surat untuk menegur lebih keras lagi akan tata tertib pelayanan. Sampai hari ini belum ada Respon sampai dengan berita ini terbit.

Minimarket Plus A 88 di Pusat Kota Serang Seolah Penegak Perda Tutup Mata

By On Sabtu, Juni 22, 2024

 


Kota Serang, BewaraNews.Com – Minimarket Minuman Keras (Miras) beralkohol jenis A 88 plus berlokasi di Kepandean Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang yang menjual miras berbagai mark golongan A, B, C. Menurut informasi yang di dapat, kerap terkena operasi cipta kondisi pihak kepolisian. Sabtu, (22/6/2024).

Namun walaupun kerap terkena operasi, minimarket tersebut tidak jera dan kembali beroperasi. Hal tersebut juga yang disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Taktakan Iptu Maryono mengaku sering melakukan Operasi pada toko tersebut.

Untuk diketahui, sebelumnya sempat diberitakan media ini, Kota Serang dengan Semboyan Kota Madani serta Kota Santri harus tercoreng dengan adanya minimarket khusus menjual minuman keras (Miras) yang beralkohol dengan berbagai merek dari golongan A ,B dan C. Bertempat di Kepandean Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang - Banten.

Dari pantauan awak media Minimarket Miras dengan nama A 88 plus terlihat masih menjual minuman beralkohol dengan santainya meski PJ Walikota Serang sudah mengeluarkan surat edaran dengan Nomor 100,3/4/749.pemk/Setda/V/2024 Tentang menjaga kondusifitas Lingkungan di wilayahnya per Tanggal 27 Mei 2024. Namun seperti Minimarket dimaksud tak tersentuh oleh pihak - pihak instansi terkait.

Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten, Dampingi Keluarga Korban Pencabulan

By On Sabtu, Juni 22, 2024

 

Keterangan Foto - Ilustrasi

Serang, BewaraNews.Com -  Adanya aduan pelecehan Seksual yang dialami oleh salah satu warga Kecamatan Kasemen berinisial (F) menjadi Sorotan intensif dari para Aktifis yang ada di Kota Serang, Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPAI ) Hendry Gunawan turun langsung mendampingi keluarga Korban langsung membuatkan Laporan pengaduan (Lapdu) di Mapolres Serang Kota, Polda Banten. Pada hari Jum’at (21/06-2024) Pukul 15.25. Selain KPAI Provinsi Banten, Beberapa Lembaga dan Ormas antusias mendampingi korban (F) dan keluarga di Mapolres Kota Serang.

Pada hari ini, Resmi F yang masih berusia di bawah umur serta orang Tua telah Melaporkan salah seorang pelaku terduga pelecehan seksual dalam bentuk pencabulan dan diterima baik oleh Kanit PPA Mapolresta Kota Serang didampingi Komnas Perlindungan Anak Aduan Lapdu sampai menjadi laporan akan di tempuh dengan tahapan jadi berita Acara.

Hendry Gunawan mengatakan, “Kita percayakan sepenuhnya langkah hukum yang diambil oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dalam memberikan dampak konsekuensi hukum bagi terduga Pelaku pencabulan,” tegas Gunawan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, proses lapdu sampai menjadi laporan akan ditempuh di beberapa proses salah satu pendampingan pisikologis dengan proses penandatanganan dari orang tua untuk menguatkan laporan tersebut.

Aduan korban beserta saksi - saksi akan terus ditindak lanjuti sampai dengan dipersidangan bahkan jika diperlukan komnas akan menghadirkan pendampingan dari Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) untuk menguatkan aduan sampai dengan di pengadilan.

Harapan dan permohonan dari keluarga korban akan Aduan ini segera ditindak lanjuti sampai dengan proses pemanggilan pelaku, karna keluarga korban merasa resah dan menjadi traumatik (F) Selaku korban pelecehan seksual.

Menurut salah satu keluarga korban mengatakan perbuatan ini mungkin bukan pada (F) saja, masih ada korban - korban pelecehan seksual dilingkungan tersebut yang Insya Allah akan kita hadirkan jika dibutuhkan untuk saksi - saksi,” tukas keluarga korban yang tidak mau dicantumkan namanya dalam berita ini.

Bukan sampai disini saja, jika aduan kami tak di respons di polres Kota Serang, kita akan terus mengadukan ke tingkat polda bahkan ke mabes Polri jika memang aduan kita di sini dianggap sebuah pernyataan palsu,” ucap salah satu keluarga korban menambahkan.

Di akhir wawancara ketua KPAI Banten, mengajak Pers berkolaborasi mengawal langkah-langkah APH untuk menentukan hak-hak korban dan keluarganya terpenuhi dan terwakili dengan baik selama proses hukum berlangsung.


(*)

Jama’ah Al Futuhatil Barokah Menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

By On Senin, Juni 17, 2024

 


Kota Serang, BewaraNews.Com – Dalam Rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah Jama’ah Al Futuhatil Barokah mengadakan kegiatan tahunan dengan menyembelih Hewan kurban dan dibagikan kepada jama’ah dan masyarakat di sekitaran lingkungan Warung Jaud, Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen Kota Serang. Senin (17 Juni 2024).

Kegiatan pemotongan hewan kurban dilaksanakan di Halaman Aula majelis Al Futuhatil Barokah bersama tokoh masyarakat sekitar serta perwakilan dari para jama’ah yang berdomisili dari berbagai wilayah yang ada di Kota Serang.

Pelaksanaan pemotongan dan pembagian daging kurban berjalan lancar tertib serta mengundang rasa haru, karna dibagikan secara dor to dor kepada masyarakat melalui panitia pelaksana.

Terpantau di lokasi pemotongan, terlihat kekompakan dan kerja sama para masyarakat dan panitia dalam mengerjakan tugasnya masing – masing.

Kepada awak media H. Madraya atau yang biasa di sapa H. DL Selaku pendiri jamaah Al Futuhatil Barokah mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah berjalan selama 5 tahun ke belakang, dana yang dikucurkan didapat dari iuran para jamaah yang  biasa mengadakan acara zikir bersama yang dilaksanakan dua kali dalam satu minggu, tepatnya malam Selasa pengajian dan malam jum’at acara Istigosah.

“Alhamdulillah Pak, anggota jamaah kita makin hari semakin bertambah, itu yang membuat jamaah kita semakin kompak dalam menjalankan kegiatan pengajian dan Istigosah bersama,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, H. DL mengutarakan bahwa kegiatan pemotongan dan pembagian daging kurban ini Insya Allah akan selalu dilaksanakan di setiap Tahunnya, karna kekompakan dan semangat para jamaah Al Futuhatil Barokah untuk selalu berbagi kebahagiaan dengan sesama,” Pungkasnya.

(Red/78)

Kepala Imigrasi Kelas 1 Non TPI Kota Serang Menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah

By On Senin, Juni 17, 2024

 


Kota Serang, BewaraNews.Com - Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah kepala kantor imigrasi Kelas 1 Non TPI Kota Serang, Dengan melaksanakan pemotongan Hewan kurban. Senin, (17 Juni 2024). 

Kegiatan pemotongan hewan kurban yang didampingi oleh Tokoh masyarakat berlangsung dengan penyerahan dan pembagian daging kurban kepada warga sekitar dan para pengendara yang melintas.

Kegiatan yang di lakukan ini rutin di laksanakan setiap Tahun merupakan sebagai wujud pelayanan dan perhatian untuk seluruh masyarakat Provinsi Banten khususnya masyarakat Kota Serang.

Pelaksanaan pemotongan dan pembagian daging kurban berjalan dengan lancar dan tertib serta memberikan Rasa nyaman dan penuh dengan kebahagiaan untuk masyarakat sekitar Kantor Imigrasi Kota Serang.

Kepada awak media, Farid selaku kasi Tikim mengatakan, Hari ini kita merayakan ldul Adha Dengan membagikan Daging kurban kepada masyarakat. Dana yang kita anggarkan untuk pembelian hewan kurban itu dari kantong para pegawai dengan cara patungan, ini salah satu wujud kepedulian kita untuk masyarakat,” Ucap Farid.

Terpantau, kekompakan para pegawai imigrasi saling Bahu membahu dalam memotong daging kurban dan membagikan secara langsung kepada warga sekitaran kantor imigrasi.

Lebih lanjut, Farid mengungkapkan, kegiatan pemotongan dan pembagian daging kurban ini Insya Allah akan selalu dilaksanakan di setiap Tahunnya. karna ini menjadi sebuah kewajiban umat muslim,” ungkapnya.

Ketua Ranting TTKKDH Kelurahan Dalung Berbagi di Jumat Berkah

By On Sabtu, Juni 15, 2024

 


Serang, BewaraNews.Com - Sinergitas Antara Organisasi kepemudaan Karang Taruna dan perguruan dari Tjimande Tari Kolot Keboen Jeruk Hilir (TTKKDH) Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Kota Serang yang di laksanakan pada jum’at 14 Juni 2024 dengan membagikan makanan kepada warga dan pengendara yang melintas.

Menurut Roni, selaku ketua karang Taruna Kelurahan Dalung mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini akan selalu diagendakan di setiap bulannya, entah satu atau dua kalinya. Maksud dan tujuannya adalah untuk memper erat tali silaturahmi antara pengurus karang taruna dan pengurus dari TTKKDH khususnya di Kecamatan Cipocok.

Mengenai Anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan jum' at berkah ini dikeluarkan dari kantong anggota dan masyarakat yang ingin berbagi melalui organisasi kepemudaan dan donatur yang enggan disebutkan nama nya

Nasir Ali selaku ketua Ranting dari TTKKDH mengatakan, “Semoga Kegiatan jum’at berkah ini akan selalu terlaksana dan menjadi sebuah percontohan untuk seluruh organisasi yang ada di provinsi Banten khususnya di Kota Serang,” Ucapnya.

“Adanya karang Taruna dilingkungan Dalung ini sangat mengapresiasi warga sekitar untuk menjadi semakin kompak dalam menjalankan Roda organisasi kepemudaan dan akan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” ungkap.

(Red/Ali)

Buntut Adanya Dugaan Pungli, Dindik Provinsi Banten Digerudug Massa

By On Rabu, Juni 12, 2024

 


Serang, BewaraNews.Com – Dindikbud Provinsi Banten kembali digerudug oleh lembaga media yang Tergabung dalam satu wadah koalisi Badakk Bersatu. Aksi Damai tersebut untuk menyuarakan Aspirasi Masyarakat dengan Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Rabu, (12 Juni 2024).

Massa Aksi akan melanjutkan Aspirasi dan menyurakan dibeberapa dinas Terkait salah satu nya Badan Pengawas Keuangan dan  kejaksaan Tinggi Banten. 

Eki Anggara kusuma Selaku ketua Koalisai Badakk bersatu mengutarakan dan meminta kepada Aparatur penegak Hukum agar Segera menyelidiki dan menindak tegas akan temuan yang di dapat. 

Indikasi yang diduga sudah sangat Jelas akan Dugaan dan Temuan pada akhir semester dan kelulusan di tahun ini, salah satunya di sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA /SMK ) dengan pungutan perpisahan dan studi Tour yang biayanya sangat memberatkan orang tua siswa.

 “Belum lagi akan dugaan pemotongan dari Program Indonesia Pintar atau yang biasa disebut dengan PIP, sudah jelas bahwa bantuan dari pemerintah pusat ini untuk kebutuhan siswa yang kurang mampu dan harus tepat sasaran,” Ucap Eki. 

Lebih lanjut, ia juga akan terus mengawal data yang sudah dilayangkan ke BPK dan Kejati Banten Agar Segera Menyelidiki dan Memeriksa akan Hasil  Temuan kami di lapangan,” Pungkasnya.

(Red – geger) 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *